
Rabu (19/8/2026), Desa Wisata Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis menggelar Festival Pacu Sampan Tepian Batang Mandau. Bertema “Merdeka Mengayuh, Mandiri Bertumbuh”, perhelatan yang diinisiasi PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini diselenggarakan guna memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Desa Balai Pungut memiliki nilai demografis dan historis yang strategis. Selain menjadi urat nadi transportasi masyarakat lokal, kawasan ini menyimpan rekam jejak logistik pada masa awal eksplorasi hulu migas di Blok Rokan. Lewat perpaduan warisan budaya Melayu dan jejak sejarah industri migas, festival ini hadir untuk menyatukan tradisi lokal dengan penguatan ekonomi modern.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Community Involvement and Development (CID) PHR Zona Rokan. Sejak 2025, PHR secara berkelanjutan mendampingi masyarakat setempat melalui:
- Pembentukan dan peningkatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam manajemen serta hospitality.
- Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Desa Wisata (Ripardes).
- Penyediaan sarana dan prasarana penunjang pariwisata.
- Pembinaan serta pengembangan UMKM lokal.
Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, menegaskan bahwa PHR berfokus pada keandalan operasional sekaligus pelestarian kearifan lokal. Festival ini diharapkan dapat memantik kebangkitan pariwisata daerah dan memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Apresiasi senada disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni, S.Sos., M.M.P. Ia menilai inisiatif PHR tak hanya menghidupkan kembali tradisi kebanggaan warga Batang Mandau, tetapi juga mendorong roda perekonomian UMKM dan memperkuat budaya gotong royong dalam membangun desa wisata berbasis sejarah.
Ketua Pokdarwis Balai Pungut, Erwin, menambahkan bahwa pembinaan dan pendampingan intensif dari PHR sejak 2025 telah mengoptimalkan tata kelola potensi wisata desa. Langkah ini sekaligus mengukuhkan identitas Balai Pungut sebagai destinasi wisata budaya yang mandiri dan berkelanjutan.
