Sinergi Membangun Desa: Pemdes Balai Pungut Gandeng Siswa SMK Negeri 2 Pinggir Dorong Digitalisasi UMKM dan Wisata

PINGGIR, 18 Juni 2026 – Dalam upaya mewujudkan visi desa yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Bermartabat, Pemerintah Desa Balai Pungut terus melakukan terobosan. Menjelang musim liburan pertengahan tahun ini, Pemdes menggelar serangkaian kegiatan yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal sekaligus aksi pelestarian lingkungan di kawasan Desa Wisata Tepian Batang Mandau.

Kegiatan yang berlangsung semarak ini terasa istimewa berkat kolaborasi aktif dengan dunia pendidikan. Pemdes Balai Pungut menggandeng para pelajar dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 2 Pinggir untuk terjun langsung ke tengah masyarakat.

Transformasi Digital untuk UMKM dan Tata Kelola Wisata

Pada sesi pertama, kegiatan difokuskan di Balai Pertemuan Desa. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal—mulai dari pengrajin anyaman lidi sawit hingga produsen ikan salai—mendapatkan pendampingan langsung mengenai strategi promosi dan pemasaran secara online.

Lebih dari sekadar teori, keterlibatan pelajar SMK Negeri 2 Pinggir membawa angin segar dalam tata kelola administrasi desa wisata. Para siswa membantu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan BUMDes merancang serta mengimplementasikan sistem pelaporan harian digital yang praktis. Menggunakan integrasi formulir digital dan aplikasi berbasis AppSheet, pengelola kini dapat mencatat data kunjungan wisatawan, transaksi sewa perahu susur sungai, dan perputaran ekonomi dengan cepat, transparan, dan terdata rapi secara otomatis.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa Balai Pungut, Aisah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Langkah kemajuan desa tidak bisa dilakukan sendiri. Kehadiran adik-adik pelajar ini membuktikan bahwa teknologi dan kearifan lokal bisa berjalan beriringan. Tradisi Melayu tetap kita rawat, namun cara kita mengelola potensi desa harus semakin modern,” tegasnya.

Aksi Gotong Royong Rawat Tepian Mandau

Usai sesi pelatihan digital, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Seluruh perangkat desa, anggota BPD, kader PKK, tokoh masyarakat, beserta puluhan pelajar turun ke lapangan menggelar gotong royong massal di sepanjang Tepian Batang Mandau.

Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada area sekitar dermaga historis, penataan kembali taman di sekitar Tugu NPPM, dan Tugu Nasi Kunyit. Pembersihan kawasan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kebersihan tata ruang publik, sehingga para wisatawan yang akan berkunjung dapat menikmati pesona sejarah dan keasrian sungai dengan maksimal.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong tidak pernah luntur di Bumi Melayu Balai Pungut. Lewat sentuhan teknologi dan kepedulian terhadap warisan sejarah, Desa Balai Pungut kini semakin siap menyambut masa depan yang lebih gemilang.

(Tim Redaksi Website Desa Balai Pungut)